Konsolidasi Jaringan kerja paguyuban petani Kab. Semarang

Februari 13, 2008 at 4:05 am Tinggalkan komentar

Dua puluh empat paguyuban petani anggota SPPQT di kabupaten semarang pada 5 Februari 2008 lalu. Bertempat di Balae Desa Sumberjo Kec. Pabelan kab semarang, hadir seluruh pimpinan paguyuban beserta sekitar 350 orang lainnya dari paguyuban-paguyuban tersebut. Hadir dalam acara itu diantaranya adalah Siti Ambar Fatonah, Wakil Bupati Kab Semarang, Ir. Abdul Kholik dan Ir. Basari, keduanya anggota DPRD Kab Semarang dari FKB, dan dua orang lagi perwakilan dari dinas pertanian. Akan tetapi dalam acara ini justru kades Sumberjo dan sekdesnya tidak harir karena lebih mementingkan acara dengan KPUD kab semarang.
Dari sekretariat SPPQT seluruh staff hadir dalam acara ini begitu pula ketua pelaksana serikat, Ruth MS. Seluruh pegiat lapangan SPPQT yan dari kabupaten semarang juga hadir sehingga acara menjadi semakin semarak. Nampak Abdul Rohim MDG koordinator advokasi SPPQT hadir dan duduk di jajaran panelis acara tersebut.
Dalam sambutannya, koordinator jaringan kerja paguyuban petani kab semarang, Aziz Sulton Abidin mengatakan bahwa tujuan acara ini di gelar adalah  ingin berkonsolidasi dan memperat tali silaturahmi anggota SPPQT di Kab Semarang. Harapannya kelompok tani yang diinisiasi masyarakat juga lebih kuat. Jadi pemerintah tahu bahwa selain ada kelompok tani yang di inisiasi pemerintah juga ada kelompok tani yang diinisiasi masyarakat.

Acara yang berbentuk sarasehan dan bertema “Partisipasi penganggaran daerah yang berpihak pada petani” ini juga dihadiri ketua DPP SPPQT, Bahruddin. Dalam sambutannya bahrudin berharap bahwa betul-betul terwujud kebijakan yang benar-benar berpihak pada petani. Sesuai dengan kebutuhan petani. Lebih lanjut bahruddin menjelaskan bahwa  Jika angaran hanya bermanfaat pada kelompok tertentu berarti ada penyimpagan. Kalau ada penyimpanga kewenangan, itu sebenarnya telah terjadi korupsi. Misalnya petani masih lapar malah ada anggaran tapi digunakan untuk bangun gapura. Itu penyimpangan.

Wakil bupati dalam sambutannya justru mempertanyakan kondisi petani Indonesia. Dia mengatakan bahwa Indonesia bangsa agraris dan maritim. Tapi mengapa para petani sekarang kok ya tidak menggarap sawahnya sehingga kehidupannya tidak makmur tapi malah miskin?

Acara sarasehan ini kemudian disambung dengan panelis yang menghadirkan Ir Basari selaku wakil pimpinan DPRD kab Semarang, Ir ABdul Kholik selaku anggota dari panitia anggaran, dan dinas pertanian.

Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

SPPQT Pindahan kantor SMP Alternatif Krandon Lor Kec. Suruh Kab Semarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Sekretariat:

Jln Ja'far Shodiq 36 Kalibening Tingkir Kota Salatiga. Phone (0298) 311438.
Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

%d blogger menyukai ini: