Pelatihan PGS SPPQT

Desember 29, 2008 at 5:34 am Tinggalkan komentar

Puluhan petani berkumpul di Gedung Sinode, di jalan Soekarno Hatta depan PT. Damatex Salatiga. Mereka adalah utusan dari paguyuban petani anggota SPPQT, pegiat SPPQT, dan utusan dari beberapa organisasi tani regional Jawa Tengah, dari Sumatera Utara, serta Sulawesi. Selama empat hari mereka berdiskusi, serius, berkunjung ke lahan padi organik, dan tertawa-tawa ketika ada yang lucu diantara mereka. Nampak diantara mereka dua orang yang tidak bisa bicara bahasa Indonesia. Tapi komunikasi tetap lancar karena para petani dan pegiat SPPQT berani nekat bicara bahasa inggris yang kadang diikuti dengan kata, “Ala la… Agus agus….”. Kemudian peserta yang lain tertawa-tawa.

Mereka adalah peserta dan panitia dari “Pelatihan sistem penjaminan partisipatif atau participatory guarantee system/PGS untuk rantai beras organik dan perdagangan berkeadilan”. Selama empat hari mulai tanggal 14-17 Desember 2008 mereka terlibat aktif hingga selesai. Pelatihan ini di fasilitatori oleh dua orang dari earth net Thailand yaitu Michael Common, pria dari Amerika yang kerja di Thailand, dan Vitoon Panyakul, pria asli Thailand. Keduanya adalah pegiat earth net yang merelakan diri berbagi ilmu tentang bertani organik sesuai dengan “standart”.

Sistem penjaminan partisipatif ini ditujukan pada produk-produk bertani organik yaitu padi. Penjaminan ini mulai dari pra produksi, produksi hingga pasca produksi. Keseluruhannya mensyaratkan keterlibatan anggota petani yang terlibat dalam produksi komoditas organik.
Di SPPQT sendiri sebenarnya ada sistem yang memiliki tujuan serupa yaitu Sistem penjaminan organik internal (SPOI). Sistem ini sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu dan sudah disiapkan juga tim inspeksi (SPOI) yang bertugas menjadi garda terdepan implementasi bertani organik. Kegiatan pelatihan ini dimaksudkan untuk memperdalam pengetahuan dan ketrampilan mengenai bertani organik baik bagi tim SPOI maupun bagi anggota SPPQT lainnya.

Dalam pelatihan ini dilakukan juga kunjungan ke lapangan yaitu ke lahan padi organik. Walaupun hujan-hujan, peserta antusias melihat secara langsung praktek bertani padi organik di paguyuban anggota SPPQT. Paguyuban petani Albarokah di Ketapang kecamatan Susukan kab Semarang dijadikan lokasi kunjungan karena telah lama mempraktekkan bertani padi organik. Di sana peserta bertemu dengan para petani yang menanam padi organik dan bisa bertukar pikiran dan pengalaman.

Acara ini terselenggara atas kerjasama antara SPPQT, Hivos dan earth net Thailand.

Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

Pengembangan LSD SPPQT di Sragen dan Semarang SPPQT evaluasi di 1600 dpl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Sekretariat:

Jln Ja'far Shodiq 36 Kalibening Tingkir Kota Salatiga. Phone (0298) 311438.
Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: