Capacity Building untuk Pegiat dan DPP SPPQT Juni 2009

Juni 11, 2009 at 12:43 pm Tinggalkan komentar

SPPQT mengadakan capacity building di Wisma Sinode Salatiga pada tanggal 10-11 Juni 2009. Acara Capacity Building (CB) ditujukan kepada para pegiat dan DPP dari SPPQT. Tujuan dari acara ini adalah merefleksikan kembali tentang pemahaman konsep Qaryah Thayyibah, konsep community organizing atau pemberdayaan masyarakat serta merumuskan baik secara kualitatif maupun kuantitatif tentang efektifitas, efisiensi dan produktivitas yang berkaitan dengan goals dari programatik perjuangan yang tentunya juga menjaga arah gerakan dalam koridor visi-misi SPPQT sebagai Organisasi Rakyat. Dalam acara ini tampil sebagai narasumber adalah kawan Bahrudin yang menyampaikan materi tentang “Ke-Qaryah Thayyibah-an”, Kawan Khadziq Faisol dengan materi “Ke-CO-an” dan juga kawan Ruth Murtiasih yang menyampaikan tentang penilaian kinerja berdasarkan indikator hasil program.

Dalam materi tentang “Ke-Qaryah Thayyibah-an”, kawan Bahrudin menyampaikan tentang pentingnya mempelajari sekaligus mengkritisi sejarah (baca : SPPQT). Karena dalam perjalanan SPPQT selama 10 tahun ini perlu juga untuk dilihat secara makro terkait dengan capaian dari cita-cita SPPQT. Misalnya, konsep “Qaryah Thayyibah” yang menjadi salah satu konsep mendasar organisasi SPPQT apakah saat ini memang sudah bisa terwujud atau memang masih menjadi mimpi. Dari beberapa contoh programatik yang saat ini dijalankan oleh SPPQT, konsep tentang “Qaryah Thayyibah” sudah bisa dilihat dan dirasakan oleh beberapa basis Paguyuban Petani anggota SPPQT, yakni konsep lumbung dan gardu tani paguyuban.
Disisi lain dalam hal “Ke-Qaryah Thayyibah-an” yang menjunjung tinggi empat aspek mendasar dari ruh gerakan SPPQT juga kembali patut untuk direfleksikan. Ke-empat aspek yang dimaksud adalah : berproduksi secara bersama dengan berkeadilan dan berwawasan lingkungan. Empat aspek ini menjadi parameter dalam melakukan kerja-kerja dan programatik organisasi. Contoh kongkritnya saja adalah Kalau organisasi bisa melakukan asistensi dan advokasi yang sesuai dengan kebutuhan akan hak-hak petani maka parameter berikutnya adalah semakin banyak kawan berarti semakin kuat. Kedua parameter tersebut menjadi titik tolak sebuah gerakan Qaryah Thayyibah.
Dalam hal teknis saja, beliau mengatakan SPPQT saat ini sering mendapat apresiasi yang bagus dari pihak eksternal. Sebagai contoh pertanian yang terintegrasi dengan adanya biogas menjadi contoh yang paling kentara dari indikator empat aspek tersebut sudah bisa mewujud. Beliau juga melakukan kritik dan wanti-wanti terhadap perspektif kemandirian petani. Artinya, adanya bantuan dari pihak eksternal seharusnya tetap ditempatkan dalam koridor sebagai stimulus kemandirian dan bukan sebagai pengabsyah sebuah ketergantungan.
Sesi berikutnya adalah sesi tentang “Ke-CO-an” yang dihantarkan oleh Kawan Khadziq Faisol. Diawal materi beliau memberikan sebuah suguhan berupa nonton film bersama “Kungfu Panda”. Setelah usai film dilakukan diskusi interaktif yang mencoba menarik benang merah dari film tersebut. Banyak yang bisa diambil sebagai pelajaran dari film tersebut. Nilai-nilai kesahajaan, keluwesan, teamworking, dan motivasi (baca : semangat untuk maju). Nilai-nilai seperti itulah yang mutlak diperlukan seorang community organiser dalam mengorganisir masyarakat. Selain dari film tersebut, beliau juga memberi contoh berupa tipikalitas para community organiser handal seperti Barrack Obama yang saat ini menjadi Presiden di A.S, juga perjuangan seorang Evo Morales sebagai petani yang mampu menjadi orang nomor satu di Bolivia. Tentunya yang penting juga Indonesia juga mempunyai banyak tokoh karakter yang bisa menginspirasi tentang perspektif “Ke-CO-an”. Dalam materi ini, beliau menandaskan tentang arti pentingnya bekerja bersama masyarakat (baca : petani) secara guyub, berkeadilan dan berwawasan lingkungan.
Sesi terakhir berupa indikator penilaian tentang efektifitas, efisiensi serta produktivitas para pegiat berkaitan dengan program-program SPPQT. Materi ini disampaikan oleh Kawan Ruth Murtiasih. Dalam materi ini beliau menyampaikan beberapa pertanyaan reflektif yang patut untuk dicerna secara bersama. Beberapa pertanyaan reflektif tersebut berupa relevansi visi-misi SPPQT dengan konteks saat ini, SPPQT sebagai organisasi petani sudahkah menjadi wadah yang dirasa menampung seluruh sumberdaya dan kebutuhan para anggotanya, dan aspek antusiasme sebagai organisasi rakyat dalam menghadapi zaman yang tentunya juga dituntut untuk senantiasa peka terhadap zaman. Dari pertanyaan-pertanyaan yang bersifat reflektif tersebut, beliau mengatakan bahwa hendaknya SPPQT bisa tetap konsisten pada alur visi gerakan secara kebersamaan dan menjunjung tinggi keadilan. Bahkan K.H. Mudzakir selaku anggota DPP SPPQT menandaskan bahwa hendaknya organisasi ini tetap pada konsep dasar organisasi kerakyatan yakni menjunjung tinggi nilai-nilai : “jujur”, “malu”,”moral”, “bersyukur”, “introspeksi”.
Sebagai catatan akhir, Mbah Wagiyo anggota DPP SPPQT, kembali mengingatkan kepada seluruh peserta tentang pentingnya roso handarbeni, yakni rasa untuk memiliki organisasi SPPQT sebagai dasar dari implementasi nilai-nilai atau aspek-aspek yang tentunya akan membawa nasib para petani menuju pada cita-cita luhurnya yakni menjadi tuan di negeri sendiri. (whs).

Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

Seminar Ketahanan pangan SPPQT-KRKP Workshop Konservasi dan Perdes di SPPQT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Sekretariat:

Jln Ja'far Shodiq 36 Kalibening Tingkir Kota Salatiga. Phone (0298) 311438.
Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

%d blogger menyukai ini: